Postingan

Dituntut Cepat Nikah (Part 3-Final)

Karena pernikahan butuh persiapan yang matang dan serius, ya wajar lah ya persiapannya pun gak sebentar maka dari itu saya kurang setuju sama tuntutan sosial kepada perempuan supaya nikah muda dan mendeskriditkan perempuan yang telat nikah (mungkin saja memang si perempuan punya alasan kuat kenapa menunda buat nikah). Saya bukannya menentang nikah muda, bisa saja seseorang nikah muda ya, mungkin dia sudah memiliki persiapan dan bekal yang cukup untuk berkeluarga, atau setidaknya dia memiliki keyakinan bahwa ia bisa menjalani kehidupan berumah tangga. Seperti yang saya bahas di postingan sebelumnya, banyak hal-hal kasat mata yang jauh lebih penting untuk disiapkan sebelum pernikahan maka dari itu menurut saya bukan hal yang tepat ketika perempuan diburu-buru untuk menikah tanpa kesiapan. Tugas seorang istri dan ibu kan gak ringan, selain sebagai supporter, reminder dan helper untuk suami dan anak-anak, perempuan sebagai ibu pun adalah madrasah pertama anak-anak. Kewajiban sih buat say...

Dituntut Cepat Nikah (Part 2)

Kalau saya sendiri ya punya alasan kenapa saya berpikir dua kali untuk nikah muda, ya karena saya saat ini belum siap mental. Bekal agama saya untuk menjalani kehidupan berumah tangga dan berkeluarga masih minim. Pengetahuan saya tentang membesarkan dan mendidik anak pun masih kurang. Mungkin secara teori saya sudah tau relasi jenis apa yang saya harapkan akan saya jalani dengan pasangan saya nanti, masalah ekonomi itu sih bisa dicari bareng-bareng *kalau kita khawatir tentang masalah ekonomi gini sama aja kita merendahkan Allah, Allah bisa mengalirkan rizkinya dari mana aja*. Masalah cinta? Prinsip saya kalau saya dan pasangan saya nantinya sudah sama-sama mencintai Tuhan kita, put God first, saya yakin 100% Allah bakalan menghadirkan cinta antara saya dan pasangan saya. Yang terpenting itu tau tujuan menikah untuk apa jadi bisa mempersiapkan mental dan tau bagaimana membangun keluarga yang baik, yang diridhoi sama Allah. Menikah bukan hal kecil, ini hal yang serius. Bukan yang ka...

Dituntut Cepat Nikah (Part 1)

It's been a long time ya saya ga nulis untuk blog saya, ya banyak kewajiban yang perlu saya selesaikan terutama saat ini  skripshit skripsweet saya udah mohon-mohon buat diselesaikan hehe. Tapi saya kangen juga ya buat nulis opini saya di blog yang udah lapuk ini karena saya bosyan nulis untuk skripsi wkwk jadi ya sejujurnya banyak ide tulisan untuk blog ini namun tak kunjung sempat saya turahkan  tuangkan. Kali ini saya mau ngebahas suatu hal yang rupanya pun bukan hanya saya saja yang risau *halah* tapi ada perempuan-perempuan lainnya di luar sana yang merasakan hal sama. Tak perlu panjang lebar lagi yuk ah kita mulai. Jadi gini sebenarnya ini agak curhat sih hehe, ibu saya kan sering ya ngasih pesan-pesan kepada saya untuk menjalankan hidup dengan baik blablabla segala macam dan tentu tak luput pesan mengenai segera menikah tatkala lulus kuliah dan sudah bekerja nantinya. Honesty, saya rada sensitif kalo ibu saya udah mulai ngebahas pacar, jodoh, pernikahan etc. Ibu sa...

Refleksi: Mahasiswa dan Event ‘Senang-senang’

Event mahasiswa saat ini sudah mulai beragam, tidak hanya sekadar seminar, workshop atau perlombaan, mahasiswa nyatanya sudah mampu menggelar event besar yang lebih bersifat menghibur. Event yang menyajikan hiburan dan kesenangan itu biasanya menghadirkan bintang tamu lokal maupun ibu kota yang dijadikan tontonan di atas panggung. Event yang didominasi dengan penampilan musik itu sudah menjadi event tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa baik di tingkat departemen, fakultas hingga universitas. Pun memiliki tujuannya masing-masing, mulai dari penyambutan mahasiswa baru, wadah untuk saling bersosialisasi mahasiswa antar fakultas dan departemen, promosi kampus tercinta bahkan mungkin juga sebagai ajang eksistensi. Terlepas dari tujuan masing-masing event, namun seolah-olah event-event tersebut saling bersaing satu sama lain, dengan menyajikan acara yang lebih besar, menghadirkan bintang tamu yang terkenal, panggung yang megah, dengan menghabiskan biaya yang diperkirakan berk...

The Evolution of Barbie, Let's Break The Unrealistic Beauty Standard!

Gambar
"Imagination comes in all shapes and sizes" -barbie.com Sepertinya saya sudah terlalu terlelap dengan kesibukan in my real life, tugas dan project kuliah yang membuat saya melupakan blog ini hehe. Well, kali ini di postingan pertama saya di tahun 2016 yang inshaaAllah tahun yang sangat luwar biashah ini, saya akan membahas tentang the new Barbie. Yeaayy. Tanggal 28 Januari 2016 kemarin, perusahaan yang memproduksi Barbie, Mattel, memperkenalkan Barbie dengan bentuk tubuh yang lebih realistis. Yes. Kali ini Mattel meluncurkan Barbie dengan tiga jenis bentuk tubuh. Tidak lagi hanya Barbie yang memiliki bentuk tubuh super maha sempurna namun nihil dikehidupan nyata, di awal tahun 2016, Barbie ada yang curvy , tall dan petit. The Doll Evolves Semakin banyak deh variasi Barbie, jadi saat ini Barbie punya empat variasi bentuk tubuh, tujuh tone warna kulit, 22 warna mata dan 24 gaya rambut. Oh my gosh! Thank you, Mattel! Ini good news untuk kita para kaum hawa. W...

Berasa Balik Ke Orde Baru

Gambar
Sebenarnya saya gak tau harus mulai tulisan ini dari mana. Dengan ditemani semangkuk Kolln Muesli Chocolate, Cherry and Oats dengan Heavenly Blush Strawberry Yogurt Drink yang sangat nikmat dan ngenyangin ini *iklan dikitlah ya* kita mulai yuk tulisan yang inshaaAllah gak sampis, semoga. " A free press can, of course, be good or bad, but, most certainly without freedom, the press will never be anything but bad " - Albert Camus Teruntuk siapa pun lah yang kontra dengan konten Majalah Lentera Source: tempo.co  Hidup Pers Mahasiswa. Majalah Lentera dari Lembaga Pers Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga beberapa waktu lalu dibredel oleh rektornya sendiri, ditarik peredarannya, dan bahkan tim majalah tersebut pun harus berurusan dengan polisi . Kenapa sampai berurusan dengan polisi? Karena dianggap gak punya izin menjual dan mengedarkan kepada khalayak umum diluar universitas tapi sih kenapa dibredel dan sampai dita...

No, We Do Not Want To Exceed The Men

Gambar
  Kaum wanita gak berusaha untuk melampaui kaum pria, hanya berkeingnan untuk disetarakan hak-haknya Akhir-akhir ini saya menemukan banyak tulisan yang berideologi feminism, meme juga sudah mulai bertebaran di media sosial. Kebanyakan dari tulisan itu menyoal masalah yang berbau emansipasi wanita, kesetaraan wanita dengan pria, ya pokoknya hal-hal semacam itu lah. http://syaldi.web.id/wp-content/uploads/2014/04/Rosie_the_Riveter.png Dimana para kaum feminis atau yang ngakunya bukan feminis tapi semi-feminis * aliran apa itu? * berusaha memperjuangkan apa yang sebelumnya tidak lazim melekat pada seorang wanita. Emansipasi wanita memang sudah lumayan lama muncul terutama di dunia Barat (gerakan sosial feminism muncul pertama kali sekitar akhir abad 18 atau awal abad 19 di Amerika Serikat, dengan menyelenggarakan konvensi yang diprakarsai oleh Lucretia Mott dan Elizabeth Cady, konvensi ini membahas tentang hak sosial, sipil, dan agama kaum perempuan), bahkan hingga saat...